Part 3ーLast: Tahun Terberat dan Titik Balik (Perjalananku menjadi Kangoshi)。

 Tahun 2022 adalah tahun paling berat dalam hidupku. Selain gagal pada ujian nasional Kangoshi pertama, aku juga mengalami titik terendah secara mental dan fisik.

Tahun 2021 Aku mulai bekerja sebagai calon perawat sambil belajar ujian nasional kurang lebih selama 8 bulan hingga hari ujian nasional pertama di tahun 2022. Kelas online 2 jam per hari aku dapatkan dari pihak RS, dan sisanya belajar mandiri. Kami tidak mendapat kelas intensif seperti angkatan sebelumnya karena program dari grup penyedia rumah sakit dihentikan secara mendadak. Padahal sebelumnya anak-anak dari negara tetangga sempat mendapatkan 4 bulan pelatihan intensif (pergi ke sekolah yang disediakan) sebelum dikembalikan ke RS masing-masing. Kami, peserta dari Indonesia, harus berjuang dari awal sambil bekerja.

Sayangnya, aku gagal di ujian pertamaku—dan hanya kurang 1 poin. Rasa sedih, kecewa, dan lelah bercampur jadi satu. Tapi mungkin Tuhan tahu, aku masih harus belajar banyak hal.

Di Tengah Ujian, Kehilangan yang Lain

🕊️ Cerita berikut adalah bagian paling berat dalam perjalananku. Aku menuliskannya dengan jujur karena ingin menunjukkan bahwa jatuh bukanlah akhir—kadang, itu adalah awal baru.

Di tahun yang sama, aku juga harus menghadapi perpisahan yang menyakitkan. Aku putus dari pacarku setelah menjalin hubungan selama 9 tahun. Kami sudah melewati banyak hal bersama, tapi ternyata jalan kami memang sudah berbeda.

Tekanan ujian, masalah keluarga dan patah hati membuatku jatuh sakit. Aku pingsan dan dilarikan dengan ambulans ke rumah sakit Jepang. Di sana aku dirawat karena anemia berat dan harus transfusi 2 kantong darah. Selama hidup di Indonesia, aku belum pernah dirawat inap. Tapi di Jepang, itulah pertama kalinya aku dirawat, dan itu terjadi saat aku sedang memperjuangkan impianku.

Saat itu, aku akhirnya aku benar-benar memfokuskan diri pada satu hal: diriku sendiri, keluargaku, dan caraku untuk bisa lulus ujian. Aku bahkan tidak bisa memikirkan hal lain, apalagi soal cinta. Selingkuh? Hubungan baru? Aku bahkan tidak punya ruang untuk itu.

Tetap Maju, Meski Gagal Sekali

Walaupun aku gagal ujian nasional perawat tahun itu-2022, aku tidak membiarkan diriku berhenti belajar. Aku mengalihkan fokus untuk mengejar JLPT N2—dan syukurnya, aku lulus. Rasanya seperti dapat suntikan semangat baru. Aku tahu kalau aku tetap berkembang dan semakin dekat dengan impian menjadi kangoshi di Jepang.

Lulus & Kembali Jadi Diriku Sendiri

Tahun 2023 adalah titik balik. Setelah ujian nasional perawat tahun 2022 berakhir, aku dan teman-teman tidak mendapatkan lagi jam belajar seperti di tahun awal bekerja. Tapi berkat tekad dan semangatku, aku bisa lulus ujian nasional perawat  dengan nilai yang baik dan resmi menjadi kangoshi ditahun 2023. Di bulan April 2023, aku mulai mengenakan seragam perawat dan diakui secara resmi, meski harus menunggu proses perubahan visa.

Menkyo atau lisensi perawatku seharusnya keluar di bulan Juni 2023, tapi karena ada kesalahan penulisan nama oleh pihak berwenang, aku baru benar-benar menerimanya di bulan Agustus.

Tapi semua itu tidak mengurangi kebahagiaanku. Akhirnya aku bisa kembali jadi diriku sendiri seperti saat bekerja sebagai perawat di Indonesia. Ditambah lagi, gaji sebagai kangoshi juga lebih baik dari sebelumnya. Rasanya seperti semua perjuangan dan air mata selama ini benar-benar terbayar.

Untuk teman-teman yang akan menghadapi ujian kokkashikken, materi belajar yang aku gunakan adalah buku QB (Question Bank) dan Review Book. Mungkin bisa membantu teman-teman belajar juga. Bisa di klik linknya yah 📚 Dan tips kecil lainnya adalah dengan membuat target schedule mingguan belajar.

Dan buat teman-teman yang sedang belajar bahasa Jepang otodidak, ini buku yang aku gunakan saat belajar N2! kalian bisa lihat dengan klik link ini ya Bunpou , Dokkai, Moji-Goi. 

Terima kasih sudah membaca sampai di sini. Menulis ini membuatku kembali mengingat betapa kerasnya jalan yang sudah kulalui. Jika kamu juga sedang berjuang, peluk dari jauh untukmu. Kamu tidak sendiri. Selamat Belajar!✨


📝 NB: Link yang aku bagikan di atas adalah sumber buku dan materi yang aku pribadi gunakan saat belajar menghadapi ujian kokkashiken dan JLPT. Semuanya aman dan bermanfaat untuk teman-teman yang juga sedang berjuang.


👉Kembali ke Part 1 : Dari Bali ke Jepang – Awal Perjalananku Menjadi Kangoshi



Comments