Barang Wajib Dibawa dari Indonesia Sebelum Berangkat Kerja ke Jepang! (Khusus Pekerja&Pelajar)

 Hai, Buat kamu yang akan berangkat kerja ke Jepang, entah sebagai perawat EPA, pemagang, atau pekerja lainnya, penting banget untuk tahu barang apa saja yang sebaiknya dibawa dari Indonesia. Meskipun Jepang terkenal lengkap dan modern, ada beberapa barang yang:

  • Susah dicari di Jepang

  • Harganya jauh lebih mahal

  • Tidak cocok dengan kebutuhan orang Indonesia

Berikut daftar barang yang sebaiknya kamu bawa:

1. Obat-obatan Pribadi & Tradisional

  • Paracetamol, antimo, obat flu, batuk, diare

  • Obat maag dan vitamin

  • Minyak kayu putih, minyak telon, balsem

  • Obat tradisional seperti Tolak Angin atau Antangin

Pengalamanku hingga saat ini, di Jepang memang ada apotek. Namun, penjelasan obatnya menggunakan bahasa Jepang yang kadang sulit dipahami, terutama bagi kita yang baru tiba. Selain itu, kandungan dan dosis obatnya bisa berbeda. Misalnya, di Indonesia kita terbiasa menggunakan paracetamol, sedangkan di Jepang yang lebih umum digunakan adalah acetaminophen. Jadi, lebih aman dan praktis jika membawa obat-obatan dari Indonesia sendiri.

2. Skincare & Bodycare Favorit
  • Sunscreen, sabun wajah, lotion

  • Deodoran (di Jepang sulit cari yang cocok untuk iklim tropis)

    Untuk kamu yang baru tiba di Jepang, penting banget untuk mempertimbangkan membawa skincare dari Indonesia. Kenapa? Karena setiap orang punya jenis kulit yang berbeda dan belum tentu langsung cocok dengan skincare baru. Cuaca dan tingkat kelembaban di Jepang juga berbeda dengan Indonesia, yang bisa membuat kulit jadi lebih sensitif dan butuh waktu untuk beradaptasi. Berdasarkan pengalamanku sendiri, setelah tiga bulan pertama tinggal di Jepang, kulitku mulai beruntusan dan berjerawat. Butuh waktu hampir dua tahun sampai akhirnya kulitku bisa beradaptasi dan aku menemukan skincare yang benar-benar cocok.

3. Makanan Kering & Sambal
  • Sambal sachet (ABC, BonCabe, dll)

  • Bumbu instan (Rendang, Opor, Sayur Asem)

  • Mi instan favorit (Indomie, Mie Sedap, dll)

  • Terasi, kecap manis

Nb : Hindari membawa daging atau produk hewani segar karena bisa dicegat di bandara Jepang.

Buat kamu yang suka makanan pedas, siap-siap ya—akan cukup sulit menemukan makanan atau pelengkap pedas di Jepang. Seperti yang kita tahu, orang Jepang umumnya tidak terbiasa dengan makanan yang pedas atau berbumbu pekat seperti yang sering kita konsumsi di Indonesia.

4. Pakaian & Perlengkapan Musim

  • Jaket musim dingin

  • Kaus kaki tebal, sarung tangan

  • Pakaian formal untuk acara resmi

Pakaian formal seperti jas hitam sangat diperlukan di Jepang, misalnya saat pertama kali datang ke tempat kerja, interview, atau acara resmi lainnya. Lebih baik membawa sendiri dari Indonesia yang sesuai ukuran badan. Selain harganya lebih terjangkau, di beberapa wilayah Jepang cukup sulit menemukan toko yang menjual setelan formal lengkap, terutama jika ukuran badan kita berbeda dengan ukuran standar Jepang.

5. Alat Ibadah
  • Alat ibadah sesuai dengan keyakinan masing-masing termasuk pakaian tradisional (misal: kebaya)

  • Makanan halal instan (untuk muslim) untuk awal-awal adaptasi

6. Dokumen & Alat Tulis
  • Fotokopi KTP, KK, ijazah. (saya pribadi untuk ijazah dan dokumen penting seperti STR Indonesia hanya berupa scan diHP)

  • Foto 3x4 dan 4x6 (background putih)

  • Pulpen, pensil, highlighter, buku catatan/memo, sticky note

7. Colokan & Adaptor
  • Jepang pakai colokan tipe A (2 pin pipih) jadi lebih baik membawa colokan internasional.

  • Tegangan listrik di Jepang standarnya 100V (bawa adaptor kalau alatmu dari 220V)

Alat elektronik dari Indonesia (yang biasanya 220V) bisa rusak atau tidak nyala sempurna kalau langsung dicolok ke listrik Jepang. Misalnya: hair dryer dan catokan.

8. Souvenir & Oleh-oleh
  • Gantungan kunci, kain batik, makanan ringan khas Indonesia

Menurutku, ini memang bersifat pribadi. Membawa sedikit oleh-oleh dari negara asal bisa memberi kesan yang baik, walaupun tidak wajib. Saya pribadi selalu menyediakan souvenir kecil khas Indonesia, yang kemudian saya berikan di saat-saat tertentu kepada sensei atau teman dekat. Ini bisa menjadi bentuk penghargaan dan mempererat hubungan.

Bonus (Untuk Perawat & Pekerja Rumah Sakit)
  • Jam tangan kecil/nurse watch

  • Sepatu kerja nyaman (ukuran kaki Asia Tenggara kadang susah dicari) dan di RS biasanya menggunakan warna putih

  • Stetoskop

Berdasarkan pengalamanku sebagai perawat, memang rumah sakit tempat bekerja biasanya menyediakan stetoskop. Tapi kenyataannya, banyak orang enggan menggunakan alat yang dipakai bersama. Apalagi kalau bekerja di rumah sakit yang mengharuskan kita sering menggunakan stetoskop setiap hari. Jadi, lebih baik membawa stetoskop pribadi dari Indonesia (apabila punya, kalau tidak bisa beli di Jepang) agar lebih nyaman dan higienis.
Karena aku dulu tidak membawa dari Indonesia, aku beli di Amazon Jepang. Harganya terjangkau dan awet karena aku sudah pakai 3 tahunan! Klik Linknya ๐Ÿ“ฒ๐Ÿ”—✨ : Stetoskop.


Dengan membawa barang-barang ini, kamu bisa lebih siap menghadapi kehidupan awal di Jepang tanpa harus bingung cari-cari barang yang ternyata tidak umum di sana. Semoga daftar ini membantu kamu yang akan berangkat kerja ke Jepang!

Comments